KEBIJAKAN KEPEMIMPINAN KIAI DALAM MENGEMBANGKAN PONDOK PESANTREN MODERN BILINGUAL SUNAN NGERANG KRAGAN
KEBIJAKAN KEPEMIMPINAN KIAI DALAM MENGEMBANGKAN PONDOK PESANTREN MODERN BILINGUAL SUNAN NGERANG KRAGAN
Keywords:
kepemimpinan kiai; kebijakan pendidikan; pesantren modern; evaluasi kebijakan; pembinaan karakterAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam kebijakan kepemimpinan kiai dalam mengembangkan Pondok Pesantren Modern Bilingual Sunan Ngerang Nahjatus Sholihin Plawangan Kragan Rembang serta mendorong efektivitas kebijakan tersebut dalam memperkuat pembinaan karakter santri dan peningkatan kualitas kelembagaan pesantren. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran kiai sebagai figur sentral yang tidak hanya berfungsi sebagai pemimpin administratif, tetapi juga sebagai otoritas moral, pendidik spiritual, dan pengarah visi strategis pesantren dalam menghadapi tantangan modernisasi pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan kepemimpinan kiai diwujudkan melalui penerapan metode Koch In sebagai strategi pelatihan akhlak, pengawasan kedisiplinan berbasis teknologi, musyawarah mufakat dalam pengambilan keputusan, serta penguatan visi dan misi karakter pendidikan. Evaluasi kebijakan dilakukan secara partisipatif dan berkelanjutan dengan mengacu pada model CIPP dan UtilizationFocused Evaluation. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan kiai memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan antara nilai pesantren tradisional dengan inovasi modern sehingga pesantren mampu berkembang secara adaptif, progresif, dan berkelanjutan.