NIFAQ DALAM KELUARGA MUSLIM: KAJIAN TEOLOGIS TERHADAP DISINTEGRASI RUMAH TANGGA

Authors

  • Herfin Fahri Universitas Al-Hikmah Indonesia

Abstract

Artikel ini menganalisis nifaq (kemunafikan) sebagai faktor teologis penyebab disintegrasi dalam keluarga Muslim. Penelitian ini bertujuan untuk mendefinisikan nifaq dalam konteks keluarga, mengidentifikasi manifestasinya, mengkaji dampaknya dari perspektif teologis, dan menawarkan solusi pencegahan Islam. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan kajian pustaka (library research), data dihimpun dari Al-Qur'an, Hadis, kitab tafsir, fikih, serta jurnal ilmiah. Analisis konten diterapkan untuk mengidentifikasi konsep, menganalisis manifestasi nifaq dalam interaksi keluarga (seperti ketidakjujuran finansial, ingkar janji, khianat, dan perilaku melampaui batas saat bertengkar), serta mengkorelasikannya dengan disintegrasi rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nifaq, terutama nifaq asghar (dalam perbuatan), secara fundamental merusak kepercayaan, kejujuran, amanah, dan kasih sayang yang merupakan pilar utama keluarga Muslim. Manifestasi nifaq ini menimbulkan dampak psikologis dan sosial negatif pada pasangan dan anak-anak, memicu konflik intens, perselingkuhan, ketidaksetiaan, dan pada akhirnya berujung pada perceraian. Secara teologis, nifaq sangat dibenci Allah SWT karena bertentangan dengan tujuan pernikahan Islam untuk mencapai sakinah, mawaddah, wa rahmah. Sebagai solusi, artikel ini menekankan pentingnya takwa dan muraqabah, penerapan prinsip kejujuran dan amanah, peran edukasi agama, mekanisme islah dan musyawarah, serta keteladanan dari suami/ayah dan istri/ibu dalam menciptakan lingkungan keluarga yang tulus.

 

Kata Kunci: Nifaq, Keluarga Muslim, Disintegrasi Rumah Tangga, Kajian Teologis, Solusi Islam

Author Biography

Herfin Fahri, Universitas Al-Hikmah Indonesia

Artikel ini menganalisis nifaq (kemunafikan) sebagai faktor teologis penyebab disintegrasi dalam keluarga Muslim. Penelitian ini bertujuan untuk mendefinisikan nifaq dalam konteks keluarga, mengidentifikasi manifestasinya, mengkaji dampaknya dari perspektif teologis, dan menawarkan solusi pencegahan Islam. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan kajian pustaka (library research), data dihimpun dari Al-Qur'an, Hadis, kitab tafsir, fikih, serta jurnal ilmiah. Analisis konten diterapkan untuk mengidentifikasi konsep, menganalisis manifestasi nifaq dalam interaksi keluarga (seperti ketidakjujuran finansial, ingkar janji, khianat, dan perilaku melampaui batas saat bertengkar), serta mengkorelasikannya dengan disintegrasi rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nifaq, terutama nifaq asghar (dalam perbuatan), secara fundamental merusak kepercayaan, kejujuran, amanah, dan kasih sayang yang merupakan pilar utama keluarga Muslim. Manifestasi nifaq ini menimbulkan dampak psikologis dan sosial negatif pada pasangan dan anak-anak, memicu konflik intens, perselingkuhan, ketidaksetiaan, dan pada akhirnya berujung pada perceraian. Secara teologis, nifaq sangat dibenci Allah SWT karena bertentangan dengan tujuan pernikahan Islam untuk mencapai sakinah, mawaddah, wa rahmah. Sebagai solusi, artikel ini menekankan pentingnya takwa dan muraqabah, penerapan prinsip kejujuran dan amanah, peran edukasi agama, mekanisme islah dan musyawarah, serta keteladanan dari suami/ayah dan istri/ibu dalam menciptakan lingkungan keluarga yang tulus.

 

Kata Kunci: Nifaq, Keluarga Muslim, Disintegrasi Rumah Tangga, Kajian Teologis, Solusi Islam

Downloads

Published

2025-12-25

How to Cite

Herfin Fahri. (2025). NIFAQ DALAM KELUARGA MUSLIM: KAJIAN TEOLOGIS TERHADAP DISINTEGRASI RUMAH TANGGA. Al-Kamal: Jurnal Kajian Islam, 5(2). Retrieved from https://ejournal.staika.ac.id/index.php/alkamal/article/view/118