IMPLEMENTASI KITAB IMRITI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA KITAB KUNING DI PONDOK PESANTREN MODERN FATHUL MAJID BOJONEGORO

IMPLEMENTASI KITAB IMRITI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA KITAB KUNING DI PONDOK PESANTREN MODERN FATHUL MAJID BOJONEGORO

Authors

  • Bunga Sri Rahmawati Institut Agama Islam Khozinatul Ulum Blora
  • Achmad Abdul Azis Institut Agama Islam Khozinatul Ulum Blora

Keywords:

Imrity Learning, Yellow Book, Reading Ability

Abstract

This research is motivated by the importance of the ability to read yellow books as the main competency of students related to the mastery of nahwu science. The imrity book is one of the nahwu books used in learning. This study aims to analyze the implementation of imrity book learning, supporting and inhibiting factors, and the results in improving the ability to read yellow books of female students at the Fathul Majid Kasiman Modern Islamic Boarding School in Bojonegoro. This study uses a qualitative approach with a type of field research. Data collection techniques include interviews, observation, and documentation. Data analysis is carried out through data reduction, data presentation, and drawing conclusions with triangulation validity tests. The results show that learning the imrity book is carried out through several steps: planning, implementation, and evaluation. To facilitate students' understanding of nahwu rules, the implementation uses bandongan, sorogan, and nadzam memorization techniques. This learning is proven to improve the ability of female students in reading yellow books, especially in terms of understanding sentence structures, identifying I'rab, and interpreting the text of the book. This learning is supported by experienced teachers, learning methods aligned with Islamic boarding school traditions, and a supportive environment. Other inhibiting factors include differences in the students' abilities and the lack of thoroughness on the part of some students in applying nahwu rules when reading texts.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan membaca kitab kuning sebagai kompetensi utama santri yang berkaitan dengan penguasaan ilmu nahwu. Kitab imrity merupakan salah satu kitab nahwu yang digunakan dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran kitab imrity, factor pendukung dan penghambat, serta hasilna dalam meningkatkan kemampuan membaca kitab kuning santri putri Di Pondok Pesantren Modern Fathul Majid Kasiman Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan dengan uji keabsahan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kitab imrity dilakukan melalui beberapa Langkah: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Untuk mempermudah pemahaman santri terhadap kaidah nahwu, dalam pelaksanaanna digunakan Teknik bandongan, sorogan, dan hafalan nadzam. Pembelajaran ini terbukti meningkatkan kemampuan santri putri dalam membaca kitab kuning, terutama dalam hal memahami struktur kalimat, mengidentifikasi I’rab, dan mengartikan teks kitab. Pembelajaran ini didukung oleh tenaga pengajar yang berpengalaman, metode pembelajaran, yang sesuai dengan tradisi pesantren, dan lingkungan yang mendukung. Factor penghambat lainnya Adalah perbedaan latar belakang kemampuan santri dan kurangnya ketelitian beberapa santri dalam menerapkan kaidah nahwu saat membaca teks kitab.

Downloads

Published

2026-02-23

How to Cite

Bunga Sri Rahmawati, & Achmad Abdul Azis. (2026). IMPLEMENTASI KITAB IMRITI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA KITAB KUNING DI PONDOK PESANTREN MODERN FATHUL MAJID BOJONEGORO: IMPLEMENTASI KITAB IMRITI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA KITAB KUNING DI PONDOK PESANTREN MODERN FATHUL MAJID BOJONEGORO. LENTERA :JURNAL KAJIAN DAN RISET PENDIDIKAN ISLAM, 4(1), 23–32. Retrieved from https://ejournal.staika.ac.id/index.php/lentera/article/view/167